Scroll to read post

Adaro Andalan Indonesia Siap Bagi Dividen, Berikut Jadwal dan Jumlahnya

Rosmiya Patricea
Adaro Andalan Indonesia Siap Bagi Dividen, Berikut Jadwal dan Jumlahnya
Adaro Andalan Indonesia Siap Bagi Dividen, Berikut Jadwal dan Jumlahnya
A-AA+A++

bisnis.laksamana.id – 29 Mei 2026 | PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) siap menyalurkan dividen tunai untuk periode tahun buku 2025. Berdasarkan ringkasan risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) AADI, perusahaan ini akan membagikan dividen tunai sebesar US$200 juta. Jumlah tersebut merupakan sisa dari total nilai dividen tunai sebesar US$450 juta, di mana US$250 juta di antaranya telah disalurkan pada November 2025 sebagai dividen tunai interim.

Pembayaran dividen tunai kepada pemegang saham perusahaan tambang batu bara tersebut direncanakan sekitar Kamis, 18 Juni 2026. Penetapan itu sebagaimana hasil dalam RUPST yang diselenggarakan pada Jumat, 22 Mei lalu.

Berikut jadwal pembagian dividen AADI 2026:

Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: Kamis, 4 Juni 2026

Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: Jumat, 5 Juni 2026

Cum dividen di pasar tunai: Senin, 8 Juni 2026

Ex dividen di pasar tunai: Selasa, 9 Juni 2026

Pembayaran dividen: Kamis, 18 Juni 2026

Adaro Andalan Indonesia bukan satu-satunya perusahaan yang siap menyalurkan dividen tunai periode tahun buku 2025. Beberapa perusahaan lain juga telah menjadwalkan penyaluran dividen tunai tersebut.

Secara khusus, AADI telah mendapat perhatian dari analis karena rencana penyaluran dividen tunai tersebut. Mereka melihat bahwa penyaluran dividen tunai ini dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kepercayaan investor terhadap perusahaan.

Dalam beberapa tahun terakhir, AADI telah menunjukkan peningkatan kinerja keuangan yang cukup baik. Perusahaan ini telah mampu meningkatkan produksi dan pendapatan, serta mengurangi biaya operasional.

Penyaluran dividen tunai ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap perusahaan. Hal ini karena penyaluran dividen tunai dapat menunjukkan bahwa perusahaan telah memiliki sumber daya yang cukup untuk membayar dividen tunai kepada pemegang saham.

Di sisi lain, penyaluran dividen tunai ini juga dapat memiliki dampak negatif terhadap perusahaan. Hal ini karena penyaluran dividen tunai dapat meningkatkan biaya operasional perusahaan, serta dapat mengurangi sumber daya yang dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja perusahaan.