bisnis.laksamana.id – 28 Mei 2026 | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya angkat bicara mengenai nasib Direktur Jenderal Bea Cukai, Djaka Budhi Utama, yang tengah menjadi sorotan setelah disebut-sebut bertemu dengan tersangka suap sekaligus Pemilik PT Blueray Cargo, John Field, di Hotel Borobudur.
Djaka Budhi Utama telah terseret kasus dugaan suap terkait impor barang tiruan yang sedang diproses KPK. Menurut laporan, Djaka diduga menerima suap sebesar 213 ribu SGD dari John Field.
Menkeu Purbaya menegaskan peran Bea dan Cukai tetap dipertahankan meski perlu dilakukan evaluasi kinerja internal. Ia juga mengatakan bahwa pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) sebagai badan ekspor tidak akan mengubah peran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Presiden Direktur PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI), Tigor M. Hutapea, mengatakan bahwa PT DSI akan melakukan evaluasi terhadap proses ekspor dan impor untuk mengurangi kecurangan.
Selain itu, Menteri Keuangan Purbaya juga mengatakan bahwa pemerintah akan mentransfer data ekspor yang tersedia dalam sistem Ditjen Bea Cukai Kemenkeu kepada Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia seiring dengan implementasi penugasan PT Danantara Sumber Daya Indonesia.
Menurut Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional, peran Bea dan Cukai kini bisa digantikan oleh PT DSI dan bahkan oleh akal imitiasi atau AI. Ia optimistis bahwa upaya digitalisasi ekosistem perizinan dan perdagangan nasional melalui Indonesia National Single Window (INSW) yang tengah dilakukan pemerintah dapat menekan berbagai praktik kecurangan secara signifikan.
Tayang: Rabu, 27 Mei 2026 21:08 WIB









