bisnis.laksamana.id – 20 Mei 2026 | Pada hari Selasa, 19 Mei 2026, Google resmi meluncurkan model kecerdasan buatan terbaru bernama Gemini 3.5 Flash dalam ajang pengembang Google I/O 2026. Model ini dirancang untuk mendukung kebutuhan kecerdasan buatan generatif yang membutuhkan pemrosesan data dalam skala besar. Dengan Gemini 3.5 Flash, perusahaan dapat mengoptimalkan penggunaan AI dan mengurangi biaya operasional.
Sistem operasional komersial menghitung pembiayaan berdasarkan jumlah token berupa potongan kata, angka, maupun simbol yang diproses saat memahami pertanyaan dan merumuskan jawaban. Namun, banyak CIO perusahaan mulai menghabiskan anggaran token AI tahunan mereka, padahal sekarang baru Mei. CEO Google, Sundar Pichai, mengatakan bahwa Gemini 3.5 Flash hadir di tengah-tengah situasi ini.
Gemini 3.5 Flash menawarkan performa tinggi yang setara dengan model kelas atas, namun memiliki efisiensi biaya operasional serta waktu proses yang jauh lebih cepat. Dengan kemampuan ini, perusahaan dapat menghemat biaya dan meningkatkan efisiensi operasional.
Google berharap bahwa Gemini 3.5 Flash dapat membantu perusahaan dalam mengoptimalkan penggunaan AI dan mengurangi biaya operasional. Dengan demikian, perusahaan dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis dan meningkatkan kinerja mereka.
Selain itu, Google juga berencana untuk mengembangkan Gemini 3.5 Flash lebih lanjut untuk meningkatkan kemampuan dan efisiensi operasionalnya. Dengan demikian, perusahaan dapat memanfaatkan teknologi AI dengan lebih efektif dan efisien.
Secara keseluruhan, peluncuran Gemini 3.5 Flash oleh Google menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengembangkan teknologi AI dan meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.








