bisnis.laksamana.id – 18 Mei 2026 | Umat Islam di seluruh dunia mulai mempersiapkan diri untuk menjalankan ibadah puasa Zulhijah yang akan berlangsung sebelum perayaan Idul Adha 2026. Puasa ini memiliki makna yang mendalam dan merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan. Dalam artikel ini, kita akan membahas niat puasa Zulhijah serta doa yang bisa dibaca selama hari pertama hingga hari kesembilan.
Puasa Zulhijah dimulai pada tanggal 1 Zulhijah, yang merupakan bulan ke-12 dalam kalender Hijriyah. Kegiatan ini dilakukan untuk menyambut datangnya Idul Adha yang dirayakan pada tanggal 10 Zulhijah. Ada beberapa hari penting dalam bulan Zulhijah, yaitu 1 hingga 7 Zulhijah, Hari Tarwiyah pada 8 Zulhijah, dan Hari Arafah pada 9 Zulhijah. Masing-masing hari memiliki keutamaan tersendiri.
Berikut adalah rincian mengenai niat puasa Zulhijah:
- Niat Puasa 1-7 Zulhijah: Niat ini dapat dilafalkan dalam hati atau diucapkan dengan lisan. Niatnya adalah:
Nawaitu saum ghadin min ayyiyaam al-zul-hijjah sunnatan lillahi ta’aala.
Artinya: “Saya niat puasa esok hari di bulan Zulhijah sebagai sunnah karena Allah Ta’ala.”
- Niat Puasa Tarwiyah (8 Zulhijah): Untuk puasa Tarwiyah, niatnya adalah:
Nawaitu saum Tarwiyah ghadin min zulhijjah sunnatan lillahi ta’aala.
Artinya: “Saya niat puasa Tarwiyah esok hari di bulan Zulhijah sebagai sunnah karena Allah Ta’ala.”
- Niat Puasa Arafah (9 Zulhijah): Sedangkan untuk puasa Arafah, niatnya adalah:
Nawaitu saum Arafah ghadin min zulhijjah sunnatan lillahi ta’aala.
Artinya: “Saya niat puasa Arafah esok hari di bulan Zulhijah sebagai sunnah karena Allah Ta’ala.”
Dalam menjalankan puasa ini, umat Islam juga disunnahkan untuk membaca doa-doa tertentu. Berikut adalah doa yang bisa dibaca selama 1 hingga 9 Zulhijah:
- Doa Hari Pertama: “Ya Allah, berikanlah aku kekuatan untuk menjalankan puasa ini dengan penuh keikhlasan.”
- Doa Hari Kedua: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan ampunan-Mu kepadaku.”
- Doa Hari Ketiga: “Ya Allah, jauhkanlah aku dari segala keburukan dan fitnah.”
- Doa Hari Keempat: “Ya Allah, bukakanlah hatiku untuk menerima petunjuk-Mu.”
- Doa Hari Kelima: “Ya Allah, berikanlah aku ketenangan dalam beribadah.”
- Doa Hari Keenam: “Ya Allah, jadikanlah aku hamba-Mu yang bersyukur.”
- Doa Hari Ketujuh: “Ya Allah, dekatkanlah aku dengan orang-orang yang beriman.”
- Doa Hari Tarwiyah: “Ya Allah, berikanlah aku kemampuan untuk berkorban di jalan-Mu.”
- Doa Hari Arafah: “Ya Allah, terimalah semua amal ibadahku dan ampunilah segala dosa-dosaku.”
Puasa Zulhijah tidak hanya sekadar ibadah, tetapi juga merupakan kesempatan bagi umat Islam untuk merenungkan kembali niatan dan pengorbanan mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Melalui puasa ini, diharapkan dapat mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan ketakwaan.
Dengan menjalani puasa ini, umat Islam diharapkan mampu merasakan keutamaan hari-hari yang mulia dalam bulan Zulhijah. Selain itu, puasa ini juga menjadi persiapan spiritual menjelang perayaan Idul Adha, di mana umat Islam di seluruh dunia merayakan hari besar dengan melaksanakan shalat Idul Adha dan menyembelih hewan kurban.
Semoga dengan niat dan doa yang tulus, puasa Zulhijah yang akan datang dapat dilaksanakan dengan baik dan mendapatkan ridha dari Allah SWT.









