bisnis.laksamana.id – 17 Mei 2026 | Dalam beberapa tahun ke depan, perangkat lunak komputasi akan mengalami perubahan besar-besaran. CEO Arm, Rene Haas, memprediksi bahwa jumlah inti pemrosesan pada CPU akan melampaui jumlah inti pemrosesan pada GPU. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan sumber daya komputasi yang luar biasa besar untuk mengoperasikan agen AI lintas beban kerja secara maksimal.
Haas menjelaskan bahwa pergeseran arsitektur ini dipicu oleh kebutuhan sumber daya komputasi yang luar biasa besar untuk mengoperasikan agen AI lintas beban kerja secara maksimal. Jumlah core pada arsitektur CPU server masa depan diperkirakan mampu menampung hingga empat kali lipat lebih banyak dibanding desain saat ini. Hal ini membuka peluang bisnis baru bernilai lebih dari USD 100 miliar pada tahun 2030.
Keterbatasan fisik menjadi alasan GPU tidak lagi mengambil peran utama tersebut. Akselerator AI berbasis GPU modern seperti chip Blackwell atau Rubin buatan Nvidia sudah mendekati batas area maksimum mesin litografi. Sebaliknya, ruang pengembangan fisik untuk CPU masih jauh lebih longgar sehingga memungkinkan jumlah core berlipat ganda dalam waktu singkat.
Perubahan ini akan memiliki dampak besar pada industri teknologi. Perusahaan yang dapat memanfaatkan perubahan ini akan memiliki peluang untuk menjadi pemimpin pasar. Sementara itu, perusahaan yang tidak dapat memanfaatkan perubahan ini akan ketinggalan.
Jadi, apa yang akan terjadi pada industri teknologi dalam beberapa tahun ke depan? Apakah CPU akan melampaui GPU? Jawabannya adalah ya. Perubahan ini sudah diawali dan akan terus berkembang.
Bagaimana perusahaan dapat memanfaatkan perubahan ini? Mereka harus siap untuk menghadapi perubahan besar-besaran dalam industri teknologi. Mereka harus memiliki kemampuan untuk mengembangkan perangkat lunak yang dapat memanfaatkan perubahan ini.
Dengan demikian, perusahaan dapat menjadi pemimpin pasar dan meningkatkan pendapatannya.
Tapi, perlu diingat bahwa perubahan ini tidak akan terjadi dalam waktu singkat. Perusahaan harus siap untuk menghadapi perubahan besar-besaran dalam beberapa tahun ke depan.
Perubahan ini akan memiliki dampak besar pada industri teknologi. Perusahaan yang dapat memanfaatkan perubahan ini akan memiliki peluang untuk menjadi pemimpin pasar.









