bisnis.laksamana.id – 16 Mei 2026 | Harvey Weinstein, mantan produser Hollywood terkenal, telah menghadapi pengadilan ketiga atas tuduhan kekerasan seksual di New York. Pengadilan ini berakhir dengan pembatalan, setelah hakim menyatakan bahwa tidak ada keputusan yang dapat dibuat dengan jelas.
Weinstein telah dihukum sebelumnya atas kekerasan seksual, tetapi kasus ini lebih luas dan melibatkan beberapa korban lain. Pengadilan ini telah berlangsung selama beberapa minggu dan melibatkan banyak saksi.
Hakim, James Burke, menyatakan bahwa tidak ada bukti yang cukup untuk membuktikan bahwa Weinstein bersalah atas tuduhan-tuduhan. Dia juga menyatakan bahwa beberapa saksi memiliki kelemahan dalam keterangannya.
Weinstein telah mengklaim bahwa ia tidak bersalah atas tuduhan-tuduhan dan bahwa korban-korbannya telah berbohong. Ia juga telah mengklaim bahwa ia telah mengalami kekecewaan dalam pengadilan dan bahwa hakim telah membuat kesalahan dalam menginterpretasikan bukti.
Pembatalan pengadilan ini berarti bahwa kasus ini akan dibawa ke pengadilan lain. Weinstein akan tetap di penjara sementara kasus ini masih berlangsung.
Kasus ini telah menjadi perhatian besar dalam komunitas Hollywood dan telah menimbulkan perdebatan tentang keadilan dan keamanan bagi korban kekerasan seksual.
Pemerintah New York telah mengatakan bahwa mereka akan terus menindak Weinstein atas tuduhan-tuduhan lainnya.
Kasus ini juga telah menimbulkan perdebatan tentang kebebasan berbicara dan hak untuk mengungkapkan pengalaman pribadi.









