bisnis.laksamana.id – 03 Juli 2026 | Pemerintah India mengeluarkan pernyataan yang mengkhawatirkan terkait fitur username baru yang akan diluncurkan oleh WhatsApp. Langkah ini dihambat oleh kebijakan keamanan ketat yang ditetapkan oleh pemerintah.
Selain itu, pihak berwenang di India juga memperingatkan adanya ancaman pemalsuan identitas pihak-pihak krusial. Kelompok kriminal dinilai bisa menyalahgunakan sistem dengan membuat nama pengguna yang sangat mirip dengan figur publik, pejabat pemerintahan, institusi keuangan, maupun lembaga publik terpercaya.
Desakan ini muncul di tengah upaya WhatsApp yang sedang gencar mempromosikan sistem perlindungan berlapis pada pembaruan aplikasi mereka. Meskipun demikian, WhatsApp belum memberikan komentar resmi terkait pernyataan pemerintah India.
Fitur username yang rencananya akan diluncurkan oleh WhatsApp diharapkan dapat meningkatkan kemudahan bagi pengguna untuk mengenali dan mengidentifikasi kontak mereka. Namun, pernyataan pemerintah India menunjukkan bahwa ada risiko yang signifikan terkait keamanan siber yang perlu diatasi.
Perdebatan ini menunjukkan bahwa keamanan siber harus menjadi prioritas utama dalam pengembangan teknologi. Pemerintah India telah menunjukkan kemauan untuk melindungi rakyatnya dari ancaman keamanan siber yang semakin meningkat.
Apakah fitur username WhatsApp akan diluncurkan pada masa depan? Hanya waktu yang akan menentukan. Namun, pernyataan pemerintah India telah menunjukkan bahwa keamanan siber harus menjadi pertimbangan utama dalam pengembangan teknologi.









