bisnis.laksamana.id – 23 Juni 2026 | Dua raksasa teknologi semikonduktor, Intel dan AMD, telah bersekutu untuk meluncurkan spesifikasi baru bernama Advanced Compute Extensions (ACE) yang bertujuan meningkatkan efisiensi operasi kecerdasan buatan (AI) pada prosesor x86. Langkah ini diambil untuk mengembalikan popularitas CPU di ranah AI yang selama ini didominasi oleh unit pemrosesan grafis (GPU). Arsitektur ACE ini dirancang khusus untuk menangani model AI berskala lebih kecil serta tugas-tugas yang sensitif terhadap latensi, terutama pada sistem yang tidak memiliki GPU atau yang penggunaan GPU-nya dinilai terlalu berlebihan.
Secara teknis, ACE berfokus pada operasi perkalian matriks dengan mempertahankan struktur register AVX10 berinput 512-bit yang sudah ada, namun diperkuat oleh perangkat keras khusus. Inovasi ini diklaim mampu menjalankan operasi hingga 16 kali lebih banyak dibandingkan AVX10 untuk rangkaian vektor input tertentu, sekaligus menawarkan konsumsi daya yang jauh lebih hemat.
Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat mengembalikan popularitas CPU di ranah AI dan meningkatkan efisiensi operasi AI pada prosesor x86. Dengan demikian, pengguna dapat menikmati kinerja AI yang lebih cepat dan efisien tanpa perlu menggunakan GPU yang mahal.







