bisnis.laksamana.id – 22 Juni 2026 | Pada tahun 2024, Amerika Serikat mengalami lonjakan adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) yang cukup signifikan. Meskipun demikian, respons positif dari para pengguna tidak dapat dijumpai. Sebaliknya, sentimen negatif terhadap perkembangan AI kian meningkat. Menurut data jajak pendapat komprehensif dari Pew Research, hanya 16% responden yang percaya bahwa teknologi AI akan menghadirkan dampak positif bagi tatanan masyarakat. Ini adalah hasil yang mengecewakan, terutama ketika dibandingkan dengan tingkat penggunaan AI yang meningkat.
Seperempat dari total pengguna AI di Amerika Serikat mengoperasikan chatbot setiap hari, menandakan peningkatan drastis jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang hanya menyentuh angka 33%. Namun, ini tidak dapat diartikan bahwa masyarakat sangat percaya pada kemampuan AI. Faktanya, lebih dari setengah orang dewasa di Amerika Serikat mengaku aktif menggunakan chatbot bertenaga AI, dengan ChatGPT sebagai platform yang paling mendominasi.
Adopsi teknologi AI telah menjadi fenomena yang sangat populer di Amerika Serikat. Banyak perusahaan telah mengintegrasikan AI ke dalam operasional mereka, mulai dari sistem perbankan hingga layanan kesehatan. Namun, masyarakat masih memiliki ketidakpercayaan terhadap kemampuan AI. Mereka khawatir bahwa AI dapat menggantikan pekerjaan manusia dan membuat mereka menjadi tidak berguna.
Perlu diingat bahwa AI masih berada dalam tahap pengembangan dan masih memiliki banyak kelemahan. Meskipun demikian, kemampuan AI untuk mengolah data dan membuat keputusan sangat tinggi. Oleh karena itu, perlu diadakan penelitian dan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan kemampuan AI dan menghilangkan kelemahannya.
Menjawab ketidakpercayaan masyarakat, perusahaan-perusahaan yang menggunakan AI harus lebih transparan dan menginformasikan pengguna tentang bagaimana AI digunakan dalam operasional mereka. Dengan demikian, masyarakat dapat memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang AI dan menggunakannya dengan lebih baik.
Di akhirnya, kecanggihan AI tidak dapat dihindari lagi. Oleh karena itu, kita harus siap untuk menghadapi kemampuan AI dan menggunakannya dengan bijak.








