bisnis.laksamana.id – 18 Juni 2026 | Indonesia telah menjadi target serangan Distributed Denial of Service (DDoS) yang signifikan, dengan lonjakan hingga 62 persen pada kuartal pertama tahun 2026. Menurut data yang dihimpun, mayoritas serangan ini didorong oleh motif ekonomi, mencapai 70 persen. Dari kasus-kasus ini, sekitar 41 persen melibatkan tuntutan uang tebusan dari pelaku kepada korban.
StormWall, perusahaan keamanan siber, telah berhasil mimitigasi lebih dari 280.000 serangan DDoS selama tiga bulan pertama tahun ini. Intensitas serangan ini setara dengan 3.100 kali serangan setiap harinya. Skema pembanjiran server dan situs web ini sengaja dilakukan agar sistem target menjadi kewalahan, melambat, hingga mengalami kelumpuhan total yang berdampak pada pemblokiran akses bagi pengguna sah.
StormWall telah menunjukkan kemampuan mereka dalam mimitigasi serangan DDoS, tetapi perlu diingat bahwa keamanan informasi adalah tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk bekerja sama untuk mencegah dan mengatasi serangan DDoS.








