bisnis.laksamana.id – 11 Juni 2026 | Berbagai perusahaan teknologi di dunia telah mengalami perubahan drastis dalam cara mereka melakukan bisnis. Salah satu contoh yang cukup menarik adalah penggunaan kecerdasan buatan (AI) sebagai alasan untuk membenarkan pemutusan hubungan kerja (PHK). Namun, apa sebenarnya yang menyebabkan PHK ini terjadi? Pendiri Palantir Technologies, Joe Lonsdale, memiliki pendapat yang cukup menarik tentang hal ini.
Lonsdale mengatakan bahwa sejumlah CEO mengklaim PHK dilakukan karena peningkatan produktivitas berkat AI. Namun, ia menilai bahwa akar masalahnya justru berasal dari perekrutan berlebihan dan kesalahan manajemen pada masa lalu. Menurutnya, perusahaan teknologi seringkali melakukan perekrutan berlebihan, sehingga mengakibatkan kebutuhan tenaga kerja yang tidak seimbang dengan kebutuhan bisnis.
Hal ini kemudian menyebabkan perusahaan teknologi harus melakukan PHK untuk mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi. Namun, Lonsdale menilai bahwa ini bukanlah cara yang tepat untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Ia mengatakan bahwa perusahaan teknologi harus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menemukan penyebab sebenarnya dari PHK ini.
Salah satu contoh yang cukup menarik adalah perusahaan teknologi yang melakukan PHK karena alasan AI. Namun, Lonsdale menilai bahwa perusahaan teknologi harus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menemukan penyebab sebenarnya dari PHK ini. Ia mengatakan bahwa perusahaan teknologi harus melakukan perekrutan yang lebih bijak dan meningkatkan efisiensi dengan cara lain.
Dalam kesimpulan, Joe Lonsdale memiliki pendapat yang cukup menarik tentang PHK di perusahaan teknologi. Ia menilai bahwa akar masalahnya justru berasal dari perekrutan berlebihan dan kesalahan manajemen pada masa lalu. Perusahaan teknologi harus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menemukan penyebab sebenarnya dari PHK ini dan meningkatkan efisiensi dengan cara lain.








